Hidup selalu punya cara untuk melibatkan kita dalam sebuah 'kebetulan'. Untuk orang yang percaya "anything happen for a reason" tentu saja saya tidak setuju. Tetapi untuk menguraikannya pun, saya belum mampu.
Saya percaya hal yang terjadi di sekitar kita adalah "cermin" dari diri kita sendiri. Bahkan akhir-akhir ini, tiap kali emosi melanda, saya malah telat bereaksi karena sibuk bertanya pada diri sendiri "apakah ini yang saya inginkan? apakah saya marah pada tempatnya? apakah ego saya yang terluka? apakah ini wajah saya yang sesungguhnya?" dan masih banyak "apakah-apakah" lainnya.





